Pendaftaran Online Dibuka di Seluruh SMA Negeri
MALANG – Hari ini pendaftaran siswa baru (PSB) online SMA dibuka. Masyarakat dipersilahkan mendaftar ke sembilan SMA Negeri di Malang yang membuka PSB online dan memilih sembilan sekolah tersebut. Ketatnya persaingan berebut sekolah-sekolah favorit akan mulai terlihat hari ini. Pemegang nilai ujian nasional (NUN) tinggi mungkin tak terlalu was-was dengan pergeseran-pergeseran nilai yang masuk ke tiap sekolah. Misalnya saja pemegang NUN 38,00-39,00. Namun pemilik NUN pas-pasan 34,00 sampai 35,00 masih harus waspada dengan pergeseran yang mungkin terjadi. Bagi yang ingin menembus SMA Tugu yaitu SMAN 1, 3 dan 4, maka perlu berhati-hati bagi pemegang NUN 37,05-37,50. Karena pagu SMA Tugu saat ini hanya tersisa 362 kursi saja, sementara pemilik NUN diatas itu sebanyak 380 orang.
‘’Kalau mau aman, pemilik nilai pas-pasan sebaiknya mendaftar di hari terakhir saja. Karena pada hari pertama dan kedua pergeserannya masih sangat tajam,’’ ungkap Kepala SMAN 4 Malang, Try Suharno.
Pendaftaran PSB online SMA ini akan dibuka hingga 4 juli mendatang. Jika pendaftar cermat dan sudah bisa membaca peta penerimaan di tiap sekolah, menurutnya mendaftar di hari pertama pun tidak masalah.
Selain melihat passing grade, pendaftar juga perlu melihat peminat di tiap sekolah. Jika mengacu pada statistik tahun lalu, minat masyarakat masih banyak tersedot ke SMA Tugu.
Rasio pendaftar dan pagunya di SMAN 3 yang paling ketat, yaitu 1:13. disusul SMAN 1 dengan rasio 1: 10 dan SMAN 4 dengan rasio 1: 9. SMAN 5 dan SMAN 9 juga cukup difavoritkan pendaftar jika dilihat dari statistik peminat tahun lalu.
Sementara sekolah-sekolah yang jadi pilihan pertama pendaftar terbesar adala SMAN 1 dengan 624 pemilih pertama. Disusul SMAN 3 dan SMAN 8.
Menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Sugiharto, kebebasan memilih sembilan sekolah seharusnya dilakukan dengan cerdas.
Artinya urutan pilihan harus bertanggung jawab. Kalau memang NUN yang dimiliki tidak mungkin masuk ke SMAN 3, maka jangan jadikan SMAN 3 menjadi pilihan pertama.
‘’Yang penting pilih sekolah sesuai dengan kepercayaan masyarakat, dan pilih juga yang dekat dengan rumah,’’ ucapnya.
Terpisah Kepala Disdik Kota Malang, Dr HM Shofwan SH Msi menuturkan masyarakat dihimbau untuk tidak berjubel di sekolah tertentu saja. Karena mendaftar bisa dilakukan di semua sekolah. Jika tidak dikahwatirkan akan terjadi kekacauan system karena penumpukan pada satu tempat saja.
‘’Tidak perlu datang subuh untuk antri, kalau di sekolah tujuan ramai geser saja ke sekolah yang sepi,’’ ungkapnya kepada Malang Post kemarin.
Biasanya, masyarakat lebih memilih mendaftar di SMA tugu dan menumpuk di sana. Hal ini akan menyulitkan petugas dan juga membuat tidak nyaman proses PSB online.
Sekolah-sekolah yang cenderung sepi pendaftar biasanya di SMAN 9, SMAN 7, SMAN 6 dan SMAN 2. Shofwan menjamin, jika masyarakat tertib mendaftar maka tidak akan ada gangguan dengan system PSB Kota Malang yang disiapkan Telkom. Ia juga berharap tidak ada pemadaman listrik oleh PLN selama pendaftaran PSB online berlangsung.
Sementara itu persaingan luar kota tahun ini akan diramaikan sebanyak 729 pendaftar. Pendaftar dari luar kota ini akan memperebutkan 189 kursi. Nilai yang dibawa siswa luar kota akan bersaing dengan luar kota sendiri dan tidak akan mengganggu jatah kursi untuk siswa dalam kota. (oci/avi)
sumber : malang post 1 juli 2009


Tinggalkan Balasan